Info Tambahan : Asal Negara : Jepang Judul Asli : Koi Wa Tsudzuku yo Doko Made mo Tahun Rilis : 2020 Jaringan TV : TBS Jumlah Episode : 10 Pemain : Kamishiraishi Mone (Sakura Nanase) Satoh Takeru (Tendo Kairi) Karina (Tendo Ryuko) Maiguma Tatsuya (Kisugi Koichi) Katase Nana (Yuki Sayoko) Watanabe Keisuke (Nishi Ryusei)
Saya ingin menceritakan tentang satu serial drama Jepang yang memiliki jalan cerita yang sangat unik. Brush Up Life judulnya.
Untuk sebagian orang, serial Jepang itu terasa aneh dan berlebihan di beberapa sisi. Mungkin karena kebanyakan drama itu diangkat dari manga. Jadi untuk menyesuaikan dengan penggambaran di manga-nya, beberapa adegan dibuat mirip dengan yang ada di manga sehingga terasa agak berlebihan kalau terjadi di dunia nyata.
Seperti dalam drama Brush Up Life ini, akting pemain-pemainnya terbilang sangat natural. Obrolan-obrolan yang dilakukan hampir mirip dengan obrolan-obrolan kita sehari-hari. Tidak terasa berlebihan.
Dramanya sendiri berkisah tentang A-chin, si tokoh utama, yang menjalani kehidupan normal pada umumnya. Bekerja di kantor pemda, kumpul-kumpul bareng teman, dan ngerumpi. Namun ternyata dia tiba-tiba meninggal karena ditrabrak mobil Pick Up.
Ketika terbangun, dia berada di sebuah ruangan serba putih dengan seorang resepsionis di ujung sana. Saat ditanya ternyata A-chin akan berenkarnasi menjadi seekor trenggiling raksasa di Amerika Selatan. Ya hahahaha….
Sebagai orang Islam, renkarnasi itu tidak ada dalam ajarannya. Manusia hanya sekali hidup dan kemudian setelah mati akan mempertanggungjawabkan semua yang telah dia lakukan di dunia.
Tapi kalau saya selalu mengkritisi drama ini (atau drama apa aja lah ya) berdasarkan ajaran agama saya. Maka, saya tidak akan dapat menikmati serialnya.
Saya sendiri mencoba menikmati drama ini dengan tidak mengkritisi atau membanding-bandingkan dengan ajaran Islam. Dan ternyata saya mendapatkan suatu pandangan yang menyenangkan terhadap agama saya. Betapa ternyata saya memiliki Tuhan yang sangat baik.
Bayangin, bisa dibilang saya punya kehidupan yang mirip dengan A-chin. PNS dan suka kumpul-kumpul untuk ngerumpi bareng teman. Berarti saya akan jadi apa di akhirat?
Untungnya Allah SWT, bukan Tuhan yang perhitungan seperti itu. Suka memaafkan segala kesalahan saya, memberi banyak pahala untuk kebaikan-kebaikan kecil yang saya lakukan. Ya, sepanjang saya mengakui Nya sebagai Tuhan, insya Allah masuk surga.
Dan ada juga kan, dalam cerita-cerita Hadits Nabi SAW, orang yang dosanya banyak banget sampai kita kira pasti masuk neraka ternyata setelah melakukan hal kecil langsung terhapus semua dosanya dan masuk surga. Wah, ajib banget.
Lanjut!!
Kaget karena akan menjadi trenggiling raksasa, A-chin bertanya apa bisa mengulang hidup di dunia lagi? Ternyata bisa dong! Jadilah A-chin mengulang kembali kehidupannya dari lahir hingga dewasa. Dan kita akan menyaksikan keseruan A-chin berusaha melakukan banyak hal baik untuk bisa berenkarnasi menjadi manusia kembali.
Di awal serialnya kita hanya akan menyaksikan kegiatan sehari-hari A-chin. Melihatnya bekerja, makan dan ngerumpi bareng teman-temannya. Mungkin agak membosankan. Tapi adalah kesalahan besar kalau anda melewatkannya.
Ibarat soal ujian, episode awal adalah rangkuman dari seluruh jawaban soal ujian. Semua hal yang dilakukan A-chin di episode-episode berikutnya adalah berdasarkan hal-hal yang dilakukannya di episode awal.
Apakah serial ini aman ditonton bersama anak-anak?
Seingat saya serial ini tidak menampilkan hal-hal vulgar. Ciuman atau pelukan antar laki-laki dan perempuan juga tidak ada. Serial ini utamanya berkisah tentang persahabatan. Tapi mungkin akan membosankan untuk anak-anak. Tema-tema yang dibicarakan adalah tema orang dewasa. jadi tidak menarik untuk anak kecil.
Lain halnya kalau anak-anak itu sudah bisa berpikir dewasa, bisa diajak diskusi. Menonton serial ini mungkin akan seru. Karena setelahnya kita bisa banyak diskusi tentang apa yang harus dilakukan di dunia ini untuk menghindari nasib buruk di akhirat.
Jadi berapa nilai yang pantas untuk serial ini?
Kalau saya akan memberi 85/100. Karena selain akting pemain-pemainnya yang bagus dan natural, serial ini mampu memberikan nuansa komedi dalam sebuah cerita yang sebenernya serius. Membicarakan hal-hal berat dengan santai dan penuh canda.
Oh, iya saya menontonnya di Telegram. Ketik saja Brush Up Life maka akan muncul pilihan grup yang harus kita pilih jika ingin menontonnya. Eh, tapi saya sudah memberikan rekomendasi ke Netflix supaya menyiarkan serial ini. Mudahan di kabulkan sama Netflix, jadi saya bisa menontonnya ulang secara legal. he...


Komentar
Posting Komentar